Bertuah Award dari Genial
Kamis, Juni 25, 2009
25 Responses

PUKUL 04.36 wita. Di sebelah utara sana, hanya berselang empat atau lima rumah, ada kuburan: Pemakaman Umum Karang Medain. Kata orang, itu salah satu kuburan bertuah di Mataram. Syukurlah ndak ada suara anjing melolong atau pocong yang cekikikan.
Subuh belum datang tapi dingin sudah turun. Sempurna, saya sendirian di kamar ini. Sudah tiga bulanan saya menumpang di sini dan benar-benar seorang diri. Kalau sendirian sih bukan masalah, tapi cerita-cerita angker tentang kamar ini yang bikin saya bergidik.
Hampir semua orang yang pernah menginap di sini punya pengalaman horor. Mereka ngaku pernah ketemu hantu perempuan penunggu kamar ini. Konon, nama jin itu Ida Ayu…apalah, saya lupa.
Selama ini saya berusaha ndak terpengaruh dengan cerita-cerita itu. Toh, itu ndak penting buat saya. Tapi, tumben bulu kuduk saya merinding.
Belum 15 menit lalu saya masuk ke blog genialbutuhsomay untuk menyambut award yang dia berikan. Namanya “Bertuah Award”. Bertuah? Alamak, lengkaplah sudah getir malam ini.
Bertuah Award, tentu bukan soal hantu. Ini semata-mata award yang baru saya terima dari Genial . Tapi, kata “Bertuah” adalah kata yang —setidaknya, buat saya— cukup seram kedengarannya. Saya pernah ngekos di Sekarbela, sentra kerajinan mutiara. Saya kenal beberapa orang Sekarbela yang juga bisnis benda-benda pusaka macam keris. Dari mereka itulah saya sering mendengar kata “Bertuah”…
“Ini keris bertuah. Saya jamin. Tiap malam Jumat saya mandiin.”
“Bisa berdiri ndak?”
“Pasti. Semua keris bertuah pasti bisa berdiri. Lihat…”
Dimandiin malam Jumat dan bisa berdiri dengan ujung keris di bawah, bukankah itu angker?
*****
Saya harus buka Kamus Besar Bahasa Indonesia untuk memenangkan logika di atas keciutan yang saya rasakan malam ini. Saya berharap pengertian “Bertuah” menurut kamus tersebut, tidak sengeri apa yang mengawang-awang di benak saya.
Des! Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, “Tuah” sebagai kata dasar berarti: sakti; keramat; berkat (pengaruh) yang mendatangkan keuntungan (kebahagiaan, keselamatan, dsb). Belum cukup dengan itu, saya buru-buru masuk kembali ke blog Genial. Saya harus baca kembali apa pendapatnya tentang Bertuah Award ini. Menunggu loading…
Genial menulis:
Dia tidak menulis apapun tentang kata "Bertuah". Dia cukupkan dengan menganggap bahwa award adalah award; sebuah simbol jalinan perkawanan. Hmmm, sebentar dulu, saya merasa ada yang salah. Apakah saya yang terlalu... Bah, iya, saya memang orang yang terlalu rumit!
(Buat Genial: Terima kasih, Sobat!)
Des! Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, “Tuah” sebagai kata dasar berarti: sakti; keramat; berkat (pengaruh) yang mendatangkan keuntungan (kebahagiaan, keselamatan, dsb). Belum cukup dengan itu, saya buru-buru masuk kembali ke blog Genial. Saya harus baca kembali apa pendapatnya tentang Bertuah Award ini. Menunggu loading…
Genial menulis:
Finally, on this occasion, as the owner of this PSD-Holic blog a.k.a. FCDB, spend a little time to create an article that I think is very useful to preserve inter-braided to a lot of bloggers in the transversal cross section of this virtual world…
Dia tidak menulis apapun tentang kata "Bertuah". Dia cukupkan dengan menganggap bahwa award adalah award; sebuah simbol jalinan perkawanan. Hmmm, sebentar dulu, saya merasa ada yang salah. Apakah saya yang terlalu... Bah, iya, saya memang orang yang terlalu rumit!
(Buat Genial: Terima kasih, Sobat!)
Read more...






Kecim adalah produk keniscayaan dari—setidaknya—ketidakbecusan sekolah, kepongahan orang tua, kebodohan kaum alim (berpengetahuan), kedurhakaan politik, dan kepungan kepentingan asing. Sebuah aksioma, saya kira: peradaban yang sakit melahirkan sistem sosial sakit...
17 Januari 2000, langit Mataram berwarna merah. Cinta dan benci mencapai puncaknya. Masih pagi ketika saya mendengar orang-orang berteriak dan berlari-lari di jalanan depan kos-kosan saya. Semua laki-laki keluar menenteng senjata...
Penemuan dan penggalian arkeologi belakangan ini memperlihatkan fakta: Pulau Lombok merupakan bagian tidak terpisahkan dari jalur migrasi manusia dan hewan serta sebaran budaya yang berasal dari kala pleistosen di Indonesia...
Kita pernah menyaksikan Irak menyerbu negara yang baru saja menyatakan diri sebagai Republik Islam (Iran). Sebagian besar negara2 Islam yang tergabung dalam OKI memihak Irak. Tak berhenti di situ, kelompok yang satu dengan yang lainnya saling mengkafirkan.... 

